Pandeglang, Ragam Banten – Provinsi Banten menempati posisi 8 sebagai daerah produsen beras terbesar secara nasional. Posisi itu meningkat jika dibandingkan tahun 2021 yang menempati posisi 9, dengan Kabupaten Pandeglang sebagai penyumbang beras terbesar di Provinsi Banten.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengungkapkan, produksi padi Kabupaten Pandeglang tahun 2022 sebesar
546.632 ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 112.544 ton GKG atau 25,93 persen dibandingkan produksi tahun 2021 sebesar 434.088 ton GKG.
“Kabupaten Pandeglang menyumbang produksi padi terbesar terhadap Provinsi Banten sebesar 30,75 persen, dimana produksi padi Provinsi Banten tahun 2022 sebesar 1.776.812 ton GKG,” kata Irna saat panen padi bersama di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Selasa (10 Januari 2022).
Tingginya produksi padi di Pandeglang merupakan buah dari kerja keras para petani di daerah itu yang menurut Irna tidak mengenal kondisi. “Petani kita tangguh untuk terus menanam. Tidak ada keluhan dalam kondisi apapun meningkatkan produksi padi,” tambah Irna.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar yang turut serta dalam panen bersama itu mengatakan, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, Pemprov Banten melakukan upaya pembelian beras dengan menggunakan Dana Insentif Daerah (DID).
“Sekarang cadangan beras kita ada 2.400 ton. Itu kita harapkan bersumber dari petani di Provinsi Banten. Itu kebahagiaan kita hari ini. Panen itu adalah kebahagiaan,” kata Al Muktabar. (*)